alfaraj Indonesia
Home/5 Miqat Ini Sesuai Sunnah Rasulullah! Cek Lokasinya.

5 Miqat Ini Sesuai Sunnah Rasulullah! Cek Lokasinya.

5 Miqat Ini Sesuai Sunnah Rasulullah! Cek Lokasinya.

Bagi setiap Muslim yang hendak menunaikan ibadah haji atau umrah, miqat adalah batas tempat untuk mulai berihram. Rasulullah ﷺ telah menetapkan lokasi-lokasi miqat sesuai arah kedatangan jamaah. Mengetahui miqat yang benar bukan hanya soal aturan, tetapi juga bentuk ketaatan mengikuti sunnah beliau. Berikut 5 tempat miqat yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW:

Dzulhulaifah (Bir Ali) – Miqat Penduduk Madinah

Dzulhulaifah atau yang dikenal dengan Bir Ali adalah miqat bagi penduduk Madinah dan jamaah yang datang dari arah tersebut. Lokasinya sekitar 9 km dari pusat Kota Madinah dan menjadi tempat Rasulullah ﷺ memulai ihram ketika berhaji. Di sinilah jamaah mengenakan pakaian ihram dan berniat sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Juhfah – Miqat Arah Syam

Al-Juhfah adalah miqat bagi penduduk Syam (Suriah, Yordania, Palestina) dan Mesir. Saat ini jamaah biasanya berihram di daerah Rabigh, karena lokasi Juhfah lama sudah tidak lagi difungsikan. Miqat ini menjadi titik awal niat bagi jamaah yang datang dari arah barat laut.

Qarnul Manazil – Miqat Arah Najd

Qarn al-Manazil adalah miqat bagi penduduk Najd dan jamaah yang datang dari arah tersebut. Kini lebih dikenal dengan nama As-Sail Al-Kabir. Lokasinya berada di jalur antara Taif dan Makkah. Jamaah dari wilayah Asia Tenggara yang transit atau mendarat di Taif juga bisa mengambil miqat di sini.

Yalamlam – Miqat Arah Yaman

Yalamlam adalah miqat bagi penduduk Yaman dan jamaah yang datang dari arah selatan. Sebagian besar jamaah dari Indonesia yang datang melalui jalur udara dan melintasi wilayah ini biasanya sudah berniat ihram di dalam pesawat saat sejajar dengan Yalamlam.

Dzatu ‘Irq – Miqat Arah Irak

Dhat Irq adalah miqat bagi penduduk Irak dan wilayah timur laut Jazirah Arab. Miqat ini ditetapkan pada masa Rasulullah ﷺ dan diperkuat pelaksanaannya pada masa Khalifah Umar bin Khattab رضي الله عنه.

Dalil Penetapan Miqat Rasulullah ﷺ bersabda (HR. Bukhari dan Muslim): “Tempat-tempat tersebut adalah miqat bagi penduduknya dan bagi orang yang melewatinya yang ingin menunaikan haji dan umrah.” Hadis ini menjadi dasar bahwa siapa pun yang melewati batas miqat wajib berihram sebelum melampauinya jika berniat haji atau umrah.

Pentingnya Mengetahui Miqat

  • Mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ
  • Menghindari pelanggaran dalam ibadah
  • Memastikan ibadah haji dan umrah sah
  • Menambah pemahaman fiqih manasik

Mengetahui 5 miqat ini membantu kita menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan sesuai tuntunan. Semoga Allah memudahkan langkah kita menuju Baitullah dan menerima setiap amal ibadah yang kita lakukan. Sudahkah Anda mengetahui miqat perjalanan Anda nanti?

CTA
Logo

Perjalanan Rohani Seumur Hidup

Temukan kedamaian dan makna terdalam dari ibadah Haji dan Umrah bersama PMI. Kami telah menyiapkan perjalanan spiritual dengan rapi dan penuh cinta, agar setiap langkah Bapak/Ibu menjadi lebih dekat dengan Allah SWT.